Selasa, 19 November 2013

MAKNA M O R I dlm PSHT

Makna mori:





makna mori dalam pengesahan psht
Arti mori dalam pengesahan:

Mori dalam SH Terate adalah lambang, tanda, bendera, yang menyatakan bahwa pemilik dari mori tersebut adalah warga Setia Hati Terate yang sah / yang sudah disahkan.
Mori berwarna putih1 melambangkan kesucian hati, dalam arti selalu berbuat kebajikan, tidak mempunyai sifat tercela, dan tidak mau pemiliki barang-barang-barang yang tidak sah / bukan miliknya. Warna putih juga melambangkan kepasrahan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Mengenai panjang mori sebaiknya sakdedeg sakpengawe ( dapat dilebihi sedikit ) ini juga suatu lambang bahwa hendaknya cita-cita/kemauan kita harus diukur dengan kemampuan yang ada.
Mori harus disimpan di tempat yang bersih, rapi dan mudah dilihat, ini agar kita selalu teringat dan merasa terpanggil untuk berbuat baik dan berbudi luhur. Bila bepergian jauh mori pengesahan bisa dibawa ( untuk kendit ) ini untuk mengingatkan kita bahwa kita harus selalu menjaga kesucian hati ( sing sopo suci bakal adoh beboyo pati ). Juga seandainya kita dalam perjalanan jauh kita meninggal dunia (na’udzu billah…!!!) tiba-tiba, maka orang yang menemukan jasad kita tidak akan sulit mencari pembungkus jasad kita, karena kita sudah mempersiapkan pembungkus jasad kita sendiri dengan baik.
Kebiasaan di SH Terate mori biasanya dicuci pada bulan suro, tapi sebenarnya kita dapat mencuci mori sewaktu-waktu. Dan mencucinya dibilas dengan air kembang setaman yang baunya harum, maksudnya kita selalu menjaga keharuman nama kita, jadi semakin lama kita hidup haruslah tingkah laku kita semakin baik, tidak semakin jelek. Yang perlu diingat oleh sedulur Warga Persaudaraan Setia Hati Terate bahwa mori merupakan lambing kesucian dalam berprilaku.
Demikian penjelasan singkat mengenai mori pengesahan warga setia hati terate, semoga pengertian ini dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan pandangan negative bagi orang yang kurang mengerti arti mori pengesahan tersebut.
1 Mori putih yang dimaksud adalah kain yang berwarna putih, mengenai bahannya boleh sembarang bahan, misalnya : beludru, katun, sutera, dll. Tapi biasanya mori yang dipakai pengesahan adalah mori dari bahan katun yang bahannya sederhana dan murah harganya, ini melambangan bahwa warga SH Terate harus dapat hidup sederhana.


ASPEK DASAR PSHT

ASpek dasar PSHT;


dalam Rangka pembentukan manusia yang berbudi luhur tinggi dan benar, persaudaraan setia hati terate mendidik siswa dan warganya dalam lima aspek yaitu :
  1. PERSAUDARAAN
  2. OLAHRAGA
  3. KESENIAN 
  4. BELADIRI
  5. KEROHANIAN


PERSAUDARAAN
apabila rasa persaudaraan telah tertanam pada setiap dada warga PSHT sebagai lambang maupun diri pribadi sebagai warga.
  • Berkedudukan sederajat denganrasa tulus dan ikhlas terhadap sesama mahluk tuhan yang maha esa dedalam pencak silat diwujudkan dalam gerakan pembukaan
  • saling menghargai, saling membutuhkan, saling kasih sayang dan saling bertanggung jawab.
  • ditanamkan jiwa yang besar yaitu saling memaafkan
Hal-hal yang perlu dijaga dalam pemeliharaan PERSAUDARAAN ynag kekal abadi:
  • tidak boleh bertindak sewenang-wenang antara saudara tua kepada saudara muda maupun sebaliknya
  • tetap selalu berpedoman kepada ajaran-ajaran PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE yang berlaku
  • tidak boleh merasa paling super ( ojo sok rumongsi biso nanging sing biso romongso )
  • apabila berbicara dipikir dulu masak-masak, jangan asal berbicara yang dapat menyinggung perasaan orang lain ( ngomonga kanti wewaton ojo waton ngomong )
  • bersikap dewasa, prilaku terkendali sehingga tidak memutuskan Persaudaraan hanya karen masala spele
OLAHRAGA
Persaudaraan setia hati terate mengolahragakan para siswa dan warganya agar sehat dan kuat melalui latihan pencak silat yaitu membentuk urat sutera tubuh sehingga menumbuhkan gerak bawah sadar atau reflek pencak silat.

KESENIAN
didalam pencak silat terkandung pula seni- seni bela diri yaitu gerakan-gerakan yang mengandung rasa keindahan, oleh karena itu persaudaraan setia hati terate berupaya menggabungkan seni bela diri dengan seni tari, seni musik atau yag lainnya dengan demikian persaudaraan ikut melestarikan budaya-budaya nusantara.

BELA DIRI
pencak silat adalah salah satu ajaran PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE dalam tinggkat pertama berintikan seni olahraga yang mengandung unsur pembela diri yang bersumber pada budaya asli bangsa indonesia, pencak silat sebagai unsur bela diri digunakan dalam rangka mempertahankan keselamatan, kehormatan, dan kebahagiaan, serta untuk mempertahankan kebenaran setiap penyerangan.

KEROKHANIAN
pendidikan kerohanian mengarah kepada kebesaran jiwa setiap warga PSHT dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa dengan menjalankan perintah dan menjauhi segala larangannya, pemberian bekal kerokhanian dan terciptanya keseimbangan antara raga dan jiwa, sekuat dan setinggi apapun kemampuan bela diri jika tidak diimbangi kekuatan rohani menjadi orang sombong,





Falsafah falsafah dlm PSHT:

*Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat nagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat).

* Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

* Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)

* Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)

* Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).

* Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).

* Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

* Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jjangan suka berbuat curang agar tidak celaka).

* Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

* Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

* sepiro gedhene sengsoro yen tinompo amung dhadi cubo( seberapa besar masalh jika diterima dengan lapang/ikhlas hanya menjadi cobaan/ringan
KAUTAMANING LAKU


YANG LAMA, KITA PAHAMI,

YANG KINI KITA MENGERTI, KEDEPAN KITA SIKAPI

1.     Wong eling ing ngelmu sarak dalil sinung kamurahaning Pangeran.
2.    Wong amrih rahayuning sesaminira, sinung ayating Pangeran.
3.   Angrawuhana ngelmu gaib, nanging aja tinggal ngelmu sarak, iku paraboting urip kang utama.
4.    Aja kurang pamariksanira lan den agung pangapunira.
5.  Agawe kabecikan marang sesaminira tumitah, agawea sukaning manahe sesamaning jalma.
6. Aja duwe rumangsa bener sarta becik, rumangsa ala sarta luput, den agung, panalangsanira ing Pangeran Kang Maha Mulya, lamun sira ngrasa bener lawan becik, ginantungan bebenduning Pangeran.
7. Angenakena sarira, angayem-ayema nalarira, aja anggrangsang samubarang kang sinedya, den prayitna barang karya.
8.    Elinga marang Kang Murbeng Jagad, aja pegat rina lan wengi.
9.    Atapaa geniara, tegese den teguh yen krungu ujar ala.
10. Atapaa banyuara, tegese ngeli, basa ngeli iku nurut saujaring liyan, datan nyulayani.
11.  Tapa ngluwat, tegese mendhem atine aja ngatonake kabecikane dhewe.
12. Aprang Sabilillah, tegese prang sabil iku, sajroning jajanira priyangga ana prang Bratayudha, prang ati ala lan ati becik

DO A

DO'A


                                                          Bismillahirrohmaa Nirrohim.

Ya Tuhanku, di sini berdiri orang yang telah mengesakan Engkau dengan keesaan yang menjadi hak-Mu, dan yang tidak memandang siapa pun yang patut akan pujian dan pujaan ini selain Engkau. Keinginan hamba kepada-Mu adalah sedemikian sehingga tiada selain kemurahan-Mu yang dapat memenuhi kekurangannya, dan tidak ada yang memberikan kebutuhannya kecuali kekusaan dan kemurahan-Mu. Maka karuniakanlah kami di tempat ini kehendak-Mu dan bebaskan kami dari menadahkan tangan pada siapa pun selain Engkau. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu

Demi Allah, Tuhan yang roh seisi langit dan bumi ada dalam genggaman tanganMu. Malam ini, kami dan saudara-saudara kami Keluarga Besar Setia Hati Terate bermunajat kepadamu. Karena kami yakin, hanya kepadaMu kami menyembah dan kepadaMu juga kami memohon pertolongan.

Wahai Penguasa Alam, dan Penguasa Langit serta Kerajaan Yang Agung. Di hadapan-Mu kami tak lagi punya apa-apa. Yang kami punya malam ini, hanya doa untuk memohon kepada-Mu. Karena itu, kami dan saudara kami Keluarga Besar SH Terate memohon padaMu. Ampunilah dosa-dosa kami. Dosa-dosa ibu-bapak kami. Dosa-dosa guru kami, leluhur kami dan khususnya dosa-dosa pendiri SH Terate serta dosa-dosa saudara-saudara kami yang telah ikut berdharma mengajarkan budi luhur lewat organisasi SH Terate yang Engkau ridloi.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat, sehingga kami tak sanggup memikulnya. Bari kami maaf, ampuni dosa kami, dan rakhmatilah kami.

Ya Allah, Tuhan Yang Mampu mengekalkan rasa persaudaraan dalam jiwa.Kami yakin, persaudaraan yang kami bina dalam SH Terate ini tidak akan langgeng tanpa ridlomu. Karena itu, kami mohon kepadamu, kekalkanlah rasa persaudaraan di antara kami. Sehingga, kami tetap guyup dalam kerukunan dan rukun dalam keguyuban atas lindungan dan petunjukMu.

Ya Allah, Tuhan Yang Roh kami dan saudara-saudara kami ada di dalam genggaman tangan-Mu. 
 Jangan jadikan kami kaum yang bercerai berai.
Hindarkan kami dan saudara-saudara kami dari fitnah, sombong, iri, dengki, dakwen dan salah open.

Ya Allah, Dzat Pemilik Cahaya Kasih. Berikanlah kemampuan kepada kami untuk membedakan antara yang haq dan yang batil. Beri kami kekuatan untuk mengatakan yang benar adalah 
semata-mata kebenaran dariMu dan yang salah semata-mata kesalahan dan kekhilafan kami.
Berkahilah jalinan persaudaraan kami ini dengan ilmu yang membawa barokah, dharma yang membuahkan rakhmat dan petunjuk yang menuntun kami dan saudara-daudara kami ke jalan yang Engkau Ridloi.

Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka. Kami yakin, segala kekuatan dan kesaktian yang ada di muka bumi ini semata-mata hanya kekuatan dan kesaktian dariMu. Ya, Allah, kabulkanlah doa kami dan saudara-saudara kami ini.Segala puji bagiMU, Ya Allah, Tuhan Alam Semesta. Amin.
Ya Allah, Tuhanku, izinkan kami bersemboyan:

SELAMA MATAHARI MASIH BERSINAR, SELAMA BUMI MASIH
DIHUNI MANUSIA, SELAMA ITU PULA SH TERATE,  TETAP JAYA, KEKAL ABADI, SELAMA-LAMANYA.


ARTI BEAD PSHT

                                                 


Arti Bead PSHT:



                                                   

MAKNA LAMBANG
1.           Bentuk Segi Empat Panjang             :  bermakna perisai
2.           Dasar Hitam                                   :  bermakna kekal dan abadi
3.           Hati Berwarna Putih Bertepi Merah :  bermakna cinta kasih ada batasnya
4.           Sinar                                               :  bermakna memancarkan cinta kasih
5.           Persaudaraan                                  : bermakna mengutamakan nilaipersaudaraan
6.           Setia Hati                                        :  bermakna yakin / percaya pada dirinya sendiri
7.           Terate / Bunga Terate                      :  bermakna dapat hidup disegala cuaca
8.           Bunga Terate(kuncup, setengah mekar, mekar) :  bermakna berbeda-beda tetapi tetap         satu
9.           Garis putih tegak lurus di tengahnya ada garis merah        :  bermakna berdiri diatas kebenaran dan keadilan
10.     Senjata Persilatan             :  bermakna pencak silat sebagai benteng dalam    persaudaraan
                                                                     —oo0oo—




Arti sabuk dalam PSHT:

~arti sabuk polos/hitam =Sabuk polos atau hitam secara mendasar mengandung arti bahwa
siswa yg berada di tingkat
polos adalah siswa yg buta atau tidak
mengetahui dgn baik
organisasi Persaudaraan
Setia Hati Terate. Warna
hitam menunjukkan warna
dasar dari pakaian SH Terate sehingga warna
sabuk polos dapat berarti
juga siswa polos adalah
siswa yg baru blajar dan
baru mengenal
Persaudaraan Setia Hati Terate dan tidak boleh
ditunjukan kepada orang
lain.

~Arti sabuk jambon/
merah muda
:   
 Sabuk jambon atau merah muda secara mendasar
mengandung maksud
bahwa siswa jambon
adalah siswa yg mulai
mengenal SH Terate dan
mengenal arah yg benar. Warna jambon atau merah
muda mengandung arti
warna keragu-raguan,
jadi sifat ragu-ragu selalu
ada di siswa tingkatan
jambon. Dalam berbagai sumber, jambon juga
mengandung maksud
adalah sifat matahari yg
terbit atau sifat matahari
yg terbenam, yaitu sifat yg
mulai mengarah ke suatu kepastian tetapi masih
dalam taraf mengantung
dan belum tetap
wataknya.

~Arti sabuk hijau: Sabuk hijau secara mendasar mengandung
maksud bahwa siswa
hijau adalah siswa yg
sudah mantap/tenang
hatinya. Warna hijau
mengandung arti warna keadilan dan keteguhan
dalam menjalani sesuatu.
Sifat inilah yg di harapkan
terbentuk pada siswa
hijau, dimana siswa
tersebut maupun berbuat adil, mulai dididik untuk
madep, karep, mantep,
dengn mengutamakan
ajaran SH Terate
.

~Arti sabuk putih:

Sabuk putih atau putih kecil adalah tingkatan
siswa yg terakhir dalam
latihan Persaudaraan Setia
Hati Terate. Sabuk putih
berarti bahwa seseorang
yg telah mencapai tingkatan ini adalah orang
yg telah mengerti arah yg
sebenarnya dan telah
mengetahui perbedaan
antara benar dan salah.
Pada tingkatan ini, seorang siswa akan
menamatkan pelajaran SH
Terate baik pelajaran olah
kanuragan (beladiri)
maupun pelajaran
kerohanian/ke-SH-an. Warna putih
melambangkan kesucian,
oleh karena itu sifat dan
watak yg diharapkan dari
siswa tingkat putih adalah
siswa tersebut dapat bertindak berdasarkan
prinsip kebenaran, dan
bersikap tenang seperti
air yg mengalir. Dalam
suatu pepatah SH Terate
disebutkan "tiniti liring, tindak ing ati".




Bunga Terat :
Terate, mengapa organisasi kita menggunakan lambang bunga tersebut ? kenapa tidak menggunakan mawar yang melambangkan kasih sayang seperti semboyan kita? kenapa tidak menggunakan bunga melati yang merupakan puspa bangsa ? atau bunga anggrek ?
Terate sendiri memiliki nilai historis yang legendaris, selain merupakan suatu bunga yang memiliki nilai spiritual tersendiri, semisal di agama budha atau hindu yang merupakan salah satu alas dari pada para dewa dan para budha. Terate juga dikenal sebagai lambang sebuah kejayaan dan kemakmuran. Terate melambangkan ketenangan dan kewibawaan. dan dijaman dahulu para raja  memakan biji bungan terate terutama terate merah sebagai pengganti beras.
Itu adalah sekilas dari pada histori dari terate, dan bagaimana pandangan terate di Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate ? bunga terate melambangkan sebuah keistimewaan atas warga SH terate sendiri. terate hidup dalam kubangan lumpur atau telaga kotor, tapi walau dalam kubangan lumpur ata telaga kotor terate tetap memekarkan bunga yang cantik. apa yang kita pelajari untuk kehidupan ini . walaupun kita hidup ditengah lingkungan yang tidak baik maka kita senantiasa diharapkan bisa mempercantik keadaan tersebut sebagai mana bunga terate mengindahkan kubangan lumpur atau telaga kotor. tidak terbawa arus globalisasi tapi juga tidak menutup diri akan perubahan yang berarti serta dapat membawa diri untuk mengindahkan yang lain dengan budi yang luhur. 
Tetapi bunga terate tidak harum,kenapa harus menggunakan bunga yang tidak harum ? kenapa tidak bunga mawar atau melati yang tidak kalah bagus dan cantik serta memiliki bau yang sedap ? . Keikhlasan itulah jawabannya, kenapa ? bunga terate indah . Bunga terate menghidahkan suasana sekitar tapi tidak pernah meninggalkan bekas berupa keharuman  tapi sesuatu yang mengesankan, diingat sesalu oleh yang memandang. Begitu juga kita kita tidak boleh mengharap pujian atau bekas saat melakukan kebaikan. Bila kita melakukan susatu tapi masih mengharapkan bekas , maka sia sia kita melakukan hal tersebut karena tidak memiliki dasar dari keikhlasan..